harris
AnambasBatamKriminal

Jejak Kapal Misterius Terhenti di Anambas, 800 Kg Narkoba senilai Rp1,28 Triliun Gagal Beredar

250
×

Jejak Kapal Misterius Terhenti di Anambas, 800 Kg Narkoba senilai Rp1,28 Triliun Gagal Beredar

Share this article
Kapal Fuchangxing 1 berbendera Comoros yang diintersepsi tim gabungan di perairan Anambas.
Kapal Fuchangxing 1 berbendera Comoros yang diintersepsi tim gabungan di perairan Anambas.
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Batam — Pelarian sebuah kapal kargo misterius berbendera Comoros akhirnya terhenti di perairan Anambas, Kepulauan Riau.

Langkah sigap Satuan Tugas (Satgas) Gabungan berhasil mencegat kapal tersebut sebelum sempat mengedarkan narkotika jenis Ketamin HCL seberat 800 kilogram dengan nilai ekonomis fantastis mencapai Rp1,28 triliun.

Keberhasilan mematahkan jejak jaringan narkotika internasional ini diumumkan secara resmi dalam konferensi pers di Gedung Lancang Kuning Polda Kepri, Batam, Selasa (1/9/2026).

BACA JUGA:  Yuwangky Bos THM Planet Batam Ditangkap Bareskrim, Dari Singapura Berakhir di Terminal 3 Soetta

Pengungkapan raksasa ini merupakan hasil pengembangan dari penggerebekan kapal MV King Sun pada awal Agustus 2026 yang mengangkut 1,3 ton Ketamin.

Dari hasil analisis intelijen lanjutan, petugas mengendus pergerakan mencurigakan sebuah kapal general cargo bernama Fuchangxing 1.

Guna menyamarkan jejaknya di lautan luas, kapal berbendera Comoros tersebut menerapkan taktik berbahaya:

BACA JUGA:  Hutan Resapan Dam Duriangkang Terbakar, Pasokan Air Bersih Batam Terancam?

Mematikan AIS: Sistem navigasi Automatic Identification System (AIS) sengaja dimatikan agar lokasi kapal tidak terdeteksi radar penerbangan maupun maritim sipil.

Taktik Ship-to-Ship: Pada 19 Agustus 2026, kapal misterius ini terdeteksi melakukan aktivitas ship-to-ship—transfer muatan gelap di tengah laut—dengan kapal MT Ashley di wilayah perairan Vietnam.