Gudangberita.co.id, Anambas — Operasi pencarian terhadap Bachtiar (61), nelayan asal Desa Genting Pulur yang hilang kontak saat melaut di Perairan Batu Bulu – Pulau Serak, Kabupaten Kepulauan Anambas, memasuki hari kedua. Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Natuna mengerahkan Tim SAR Gabungan untuk menyisir wilayah perairan seluas 550 mil laut persegi.
Menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) 02 Natuna, tim bertolak dari Pelabuhan Berhala Letung menuju titik koordinat perkiraan hilang kontak di 2°47’8.76″ N – 105°53’56.19″ E.
Kepala Kantor SAR Natuna, Abdul Rahman, mengungkapkan bahwa jarak pandang yang sangat terbatas akibat selimut kabut asap menjadi tantangan utama yang dihadapi petugas teknis di lapangan.
“Pencarian hari kedua kembali kita upayakan hari ini. Kemarin, upaya pencarian belum menemukan titik terang atau tanda-tanda keberadaan nelayan yang dicari. Kami mengimbau kepada seluruh nelayan hingga kapal-kapal yang melintas di sekitar radius 15 Nm dari koordinat tersebut untuk turut membantu apabila melihat pompong berwarna hijau-abu-abu agar segera melaporkan kepada Pos SAR Anambas atau pemerintah daerah,” ujar Abdul Rahman.
Operasi kemanusiaan ini melibatkan berbagai unsur lintas instansi, mulai dari Pos SAR Anambas, Posal Jemaja, Polsek Jemaja, Polairud Polres Kepulauan Anambas, BPBD Kepulauan Anambas, TRC Jemaja Timur, serta didukung penuh oleh Pemerintah Desa Genting Pulur dan HNSI Jemaja.














