harris
Batam

Blackout 15 Jam, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dikritik Absen Saat Krisis

14
×

Blackout 15 Jam, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Dikritik Absen Saat Krisis

Share this article
Wali Kota Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Batam, Herry Sembiring.
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Batam — Pemadaman listrik total (blackout) yang melumpuhkan Kota Batam selama 15 jam, sejak Senin (12/10) pukul 06.30 hingga 21.30 WIB, memicu gelombang kritik publik.

Di tengah kelumpuhan aktivitas ekonomi dan resahnya masyarakat, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batam dikritik karena dinilai absen dan tak hadir memberikan kepastian saat krisis berlangsung.

BACA JUGA:  Warga Pantai Melayu Mengaku Terintimidasi Tim Terpadu Saat Libur Maulid Nabi Terkait Proyek Sekolah Merah Putih

Kritik keras dilayangkan oleh Wali Kota Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Batam, Herry Sembiring. Ia mempertanyakan keberadaan Wali Kota Batam Amsakar Ahmad dan Wakil Wali Kota Li Claudia yang tak kunjung memberikan pernyataan resmi kepada publik saat krisis melanda.

“Di mana Wali Kota/Kepala BP Batam dan Wakil Wali Kota/Wakil Kepala BP Batam saat blackout terjadi? Kenapa mereka tak memberikan pernyataan kepada masyarakat dan pelaku dunia usaha yang resah akibat blackout,” tegas Herry, Senin (12/10/2026) malam.

BACA JUGA:  Fokus Penanganan Banjir dan Layanan Publik, Pemko Batam Pangkas Belanja Pegawai di Perubahan APBD 2026

Menurut Herry, kehadiran pimpinan daerah sangat krusial untuk menenangkan warga dan pelaku usaha di tengah situasi darurat, terlepas dari padatnya agenda pemerintahan.

“Harusnya Wako dan Wawako hadir dan memberikan pernyataan sehingga mengurangi keresahan warga yang mengalami blackout, di tengah mungkin kesibukan dan aktivitas rapat mereka,” ujarnya.