NatunaPeristiwaZona Headline

Tragis! Pencari Kepiting di Natuna Tewas Tersambar Petir saat Cuaca Ekstrem

119
×

Tragis! Pencari Kepiting di Natuna Tewas Tersambar Petir saat Cuaca Ekstrem

Share this article
Tim SAR gabungan mengevakuasi jasad korban tersambar petir dari pompong nelayan di Pelabuhan Binjai Natuna.
Tim SAR gabungan mengevakuasi jasad korban tersambar petir dari pompong nelayan di Pelabuhan Binjai Natuna. (Foto: Basarnas Natuna)
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Natuna – Sebuah insiden memilukan akibat cuaca ekstrem melanda wilayah Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau. Seorang lansia bernama Yakuf (61) dilaporkan tewas mengenaskan setelah tersambar petir saat tengah mencari kepiting di sekitar Sungai Penarik, Desa Binjai, Kecamatan Bunguran Barat, pada Sabtu (20/6/2026) pagi.

Peristiwa naas tersebut terjadi sekitar pukul 10.50 WIB di tengah kondisi cuaca hujan lebat yang disertai petir melanda kawasan tersebut. Korban yang sedang beraktivitas di alam terbuka diduga tidak sempat berlindung saat petir menyambar tubuhnya.

BACA JUGA:  Malingnya yang Beraksi, Fasum yang Rusak, Pengusaha Besi Tua yang Kena "Ceramah" Pakta Integritas

Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Natuna pertama kali menerima informasi kejadian dari Kepala Desa Binjai, Rosyid, pada pukul 12.04 WIB setelah warga dan aparatur desa melakukan pencarian awal secara mandiri.

Merespons laporan tersebut, Kepala Kantor SAR Natuna, Abdul Rahman, S.E., langsung memberangkatkan Tim Rescue menuju lokasi menggunakan Rescue Car dan peralatan evakuasi lengkap. Namun, di tengah perjalanan, tim menerima pembaruan informasi bahwa jasad korban telah berhasil ditemukan oleh warga sekitar.

BACA JUGA:  5 Fakta Memilukan Tragedi Anak Tenggelam di Pantai Piwang Natuna

“Korban dievakuasi oleh warga menggunakan pompong nelayan menuju Pelabuhan Binjai. Setibanya di pelabuhan, Tim Rescue gabungan langsung membantu proses evakuasi lanjutan dan menyerahkan jenazah korban kepada pihak keluarga,” jelas Abdul Rahman.