Gudangberita.co.id, Natuna – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Kecamatan Bunguran Batubi, Kabupaten Natuna, kian mengkhawatirkan. Hingga Kamis (26/3/2026), api dilaporkan telah menghanguskan sedikitnya 11 hektare lahan pertanian dan mulai mengepung wilayah Kelarik, Kecamatan Bunguran Utara.
Merespons kondisi darurat ini, Bupati Natuna, Cen Sui Lan, bergerak cepat dengan menginisiasi Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) melalui Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) untuk memicu hujan buatan di wilayah terdampak.
Kebakaran ini tidak hanya merusak ekosistem, tetapi juga memukul sektor ekonomi lokal. Berdasarkan data sementara, lahan yang terbakar merupakan area produktif milik dua kelompok tani:
Kelompok Tani Nanas: Beranggotakan 20 orang.
Kelompok Tani Pernas: Lahan budidaya nanas dan singkong.
Selain kerugian materiil akibat potensi gagal panen, kabut asap yang kian tebal kini mulai mengancam kesehatan warga. Petugas di lapangan mengaku kesulitan menjangkau titik api (hotspot) karena lokasinya yang berada jauh di dalam hutan dengan medan yang berat.
Bupati Cen Sui Lan menegaskan bahwa langkah administrasi untuk pelaksanaan hujan buatan tengah digesa. Beliau telah berkomunikasi langsung dengan pucuk pimpinan instansi terkait di Jakarta.













