Gudangberita.co.id, Batam – Memasuki awal bulan suci Ramadan, Kota Batam diterjang cuaca ekstrem. Hujan deras yang mengguyur sejak pagi hingga sore hari, Kamis (19/2/2026), memicu banjir di sejumlah titik strategis dan kawasan permukiman, hingga melumpuhkan aktivitas ekonomi warga.
Kondisi ini mengejutkan masyarakat mengingat Batam sempat mengalami musim kemarau selama hampir dua bulan terakhir. Drainase yang tersumbat sampah diduga menjadi salah satu penyebab air cepat meluap ke jalanan dan rumah warga.
Salah satu titik terparah terpantau di kawasan Bengkong Indah 2. Menurut kesaksian warga, ketinggian air mencapai paha orang dewasa sehingga memutus akses jalan dan menghentikan kegiatan perniagaan.
“Aktivitas perniagaan warga lumpuh karena banjir hingga setinggi paha orang dewasa,” ujar Agus, seorang warga setempat.
Kondisi serupa terjadi di pertokoan Marbella 2, Botania. Dea, salah seorang warga, mengeluhkan tumpukan sampah yang terbawa arus banjir setelah sekian lama tidak turun hujan.
“Sampah berserakan. Hampir dua bulan tidak hujan, sekali hujan langsung banjir,” keluh Dea.
Titik-titik pusat kota tak luput dari genangan air. Di kawasan Nagoya, banjir terjadi di depan pintu keluar Nagoya Hill Mall. Sejumlah kendaraan roda empat tampak kesulitan melintasi genangan air yang cukup tinggi.













