BatamZona Headline

Imigrasi Telusuri Jaringan Perekrut WNA di Klub Malam Batam Usai Kasus Pengeroyokan DJ

655
×

Imigrasi Telusuri Jaringan Perekrut WNA di Klub Malam Batam Usai Kasus Pengeroyokan DJ

Share this article
Dua Ladies Caompanion (LC) asal Vietnam diamankan Polsek Lubuk Baja terkait kasus pengeroyokan di klub malam First Club Batam. (Foto: Gudangberita)
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Batam – Kasus pengeroyokan yang melibatkan Disc Jockey (DJ) asal Vietnam di sebuah klub malam elit di Batam berbuntut panjang. Tidak hanya mengungkap dugaan tindak kekerasan, kejadian ini juga membuka tabir praktik perekrutan Warga Negara Asing (WNA) secara ilegal di tempat hiburan malam.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Batam, Hajar Aswad, menyatakan bahwa pihaknya akan menelusuri lebih dalam siapa pihak-pihak yang memberikan jaminan kepada para WNA yang bekerja sebagai Ladies Companion (LC) dan DJ di klub malam seperti First Club.

BACA JUGA:  Pungli Wisman di Pelabuhan Batam Center, Ombudsman Kepri: Alarm Keras bagi Wajah Indonesia!

“Kami akan selidiki siapa yang menjadi penjamin para pelaku dan siapa agen atau sponsor yang merekrut mereka bekerja di tempat hiburan,” tegas Aswad kepada media, Senin (9/6/2025) malam.

Pernyataan ini disampaikan menyusul keterlibatan tiga WNA asal Vietnam dalam kasus pengeroyokan terhadap seorang DJ lokal, Stevanie, di First Club, Batam. Dua pelaku, yakni Le Thi Huynh Trang dan Nguyen Thi Thu Thao, telah diamankan oleh Unit Reskrim Polsek Lubuk Baja. Sementara satu pelaku lainnya, DJ Misa alias Xiao Mei, yang diduga sebagai otak pengeroyokan, masih dalam pengejaran.

BACA JUGA:  Pesan Nuklir Harry Truman: Akankah AS Ulangi Sejarah 'Bom Atom' untuk Bungkam Iran?

Aswad mengatakan, pihaknya telah menginstruksikan seluruh jajaran imigrasi untuk memperketat pengawasan di semua pintu keluar Batam, seperti Bandara Hang Nadim, Pelabuhan Batam Centre, Sekupang, Harbour Bay, Nongsa, dan Bengkong untuk mencegah pelarian DJ Misa ke luar negeri.