Gudangberita.co.id, Batam – Kasus kematian Tatap Limbong, seorang bos koperasi yang ditemukan tewas di semak-semak sekitar Jembatan I Barelang, masih menyisakan tanda tanya besar.
Hingga kini, tim gabungan dari Unit Reskrim Polsek Sagulung dan Satreskrim Polresta Barelang masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap misteri di balik kematiannya.
Tatap Limbong, pria asal Bengkong, dilaporkan hilang oleh keluarganya sejak 11 Maret 2025. Namun, pada 13 Maret, saat keluarga mencoba menghubungi, ponselnya sudah tidak aktif.
Kabar kematiannya sontak menggemparkan keluarga dan kerabat. Istri korban yang kini harus mengasuh anaknya yang baru berusia tujuh bulan tak kuasa menahan tangis saat mengetahui nasib tragis suaminya.
Hingga saat ini, penyebab kematian Tatap Limbong masih menunggu hasil otopsi dari tim dokter forensik RS Bhayangkara Polda Kepri. Namun, proses ini mengalami keterlambatan karena bertepatan dengan libur Idul Fitri.
“Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan. Kami masih menunggu hasil otopsi guna menentukan penyebab pasti kematian korban,” ujar Kanit Reskrim Polsek Sagulung, Iptu Anwar Haris, Rabu (2/4/2025).
Kapolsek Sagulung, Iptu Rohandi Tambunan, membenarkan laporan kehilangan Tatap Limbong yang masuk ke Polsek Bengkong pada 11 Maret. “Saat keluarga mencoba menghubungi korban pada 13 Maret, ponselnya sudah tidak aktif,” ujarnya.











