Gudangberita.co.id, Batam – Sebanyak 3.600 meter kubik air bersih di Batam tercemar alga akibat gangguan pada proses commissioning Instalasi Pengolahan Air (IPA) Duriangkang 5. Insiden ini membuat Badan Pengusahaan (BP) Batam melalui Badan Usaha Sistem Pengelolaan Air Minum (BU-SPAM) menghentikan sementara pengoperasian instalasi berkapasitas 500 liter per detik (lpd) tersebut.
Gangguan Dosing Pump, Alga Cemari Air Pelanggan
Direktur BU-SPAM BP Batam, Denny Tondano, menjelaskan bahwa gangguan pada dosing pump chemical menjadi penyebab utama masalah ini.
“Chemical tidak tercampur dengan baik selama commissioning, sehingga alga mencemari air yang terkirim ke pelanggan. Kami memohon maaf atas kualitas air yang diterima masyarakat dalam beberapa hari terakhir,” ungkap Denny pada Jumat (27/12/2024).
Air yang tercemar alga ini menyebabkan perubahan signifikan pada kualitas air, terlihat dari warna hijau dan kekeruhan yang tidak memenuhi standar. Insiden tersebut terjadi pada Kamis (26/12/2024) dan langsung ditangani dengan penghentian commissioning serta langkah perbaikan.
Langkah Perbaikan dan Pemulihan Kualitas Air
BP Batam telah memulai perbaikan pompa dosing serta melaksanakan flushing pada sejumlah jaringan utama. Proses flushing dilakukan untuk membersihkan saluran perpipaan dari kotoran, kerak, dan endapan yang mungkin memperparah kondisi air.













