Gudangberita.co.id, Batam – Warga Kompleks Marbella Residence, Kelurahan Belian, Kecamatan Batam Kota, mengeluhkan buruknya kualitas layanan air bersih dalam beberapa hari terakhir.
Air yang mengalir ke rumah-rumah warga berubah warna menjadi hijau seperti berlumut, bahkan setelah disaring tetap keruh menyerupai teh hijau. Situasi ini menimbulkan keresahan mendalam di tengah masyarakat.
Salah seorang warga mengungkapkan bahwa air dengan kondisi seperti ini bahkan tidak layak digunakan untuk mandi atau mencuci, apalagi dikonsumsi.
“Sudah disaring malah seperti teh hijau,” ujarnya kesal. Kondisi ini memicu kekhawatiran kesehatan masyarakat, terlebih sebelumnya sempat ditemukan kasus air bercacing meskipun telah difilter.
Sejak diambil alih oleh PT Air Batam Hilir pada 1 Agustus 2022, kualitas layanan air di Batam dinilai menurun drastis dibandingkan saat dikelola oleh PT Adhya Tirta Batam (ATB) selama 25 tahun. Masyarakat mengeluhkan birokrasi yang lebih rumit serta respons lamban terhadap keluhan.
Kondisi ini memunculkan desakan kepada Badan Pengusahaan (BP) Batam untuk mengevaluasi kinerja PT ABH.
Gustia, seorang pelaku usaha pariwisata di Batam mengatakan, jika masalah ini disebabkan oleh kelalaian, seperti kurangnya perawatan filter atau pemberian zat penjernih, PT ABH seharusnya mengakui dan segera memperbaiki.













