BatamZona Headline

BP Batam Dinilai Abaikan Aspirasi Warga Rempang Demi Investasi Triliunan

416
×

BP Batam Dinilai Abaikan Aspirasi Warga Rempang Demi Investasi Triliunan

Share this article
Demo mahasiswa di depan kantor BP Batam, Senin (23/12/2024) terkait kasus kekerasan di Rempang. (Foto: Gudangberita)
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Batam – Badan Pengusahaan (BP) Batam kembali menjadi sorotan setelah perwakilannya, Direktur Pelayanan Terpadu Satu Pintu Harlas Buana, menemui puluhan mahasiswa yang menggelar unjuk rasa di gerbang masuk BP Batam, Senin (23/12/2024).

Dalam pertemuan tersebut, Harlas menyampaikan optimisme terkait proyek strategis nasional (PSN) Rempang Eco City, meskipun mendapat penolakan luas dari masyarakat.

BACA JUGA:  Tunggakan Pajak Menumpuk? Warga Batam Kini Bisa Bayar Lebih Murah Lewat Program Diskon PKB 2026

Harlas mempromosikan proyek ini sebagai peluang besar bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat, dengan klaim investasi sebesar Rp381 triliun dan penyerapan tenaga kerja hingga 306 ribu orang.

Namun, skeptisisme masyarakat tetap tinggi, mengingat dampak nyata relokasi paksa yang sudah dirasakan warga, termasuk hilangnya rumah dan mata pencaharian mereka.

Kesejahteraan atau Janji Kosong?

BACA JUGA:  PLN Batam dan Altiva Identity Datacenter Tandatangani PJBTL 2 x 345 MVA, Perkuat Batam sebagai Pusat Ekonomi Digital

Dalam orasinya, mahasiswa dan warga mempertanyakan komitmen BP Batam yang mengklaim akan memberikan pelatihan kerja dan bantuan bagi masyarakat terdampak.

“Berapa banyak proyek serupa yang justru meninggalkan warga dalam kemiskinan setelah mereka dipaksa pergi? Apa jaminannya kali ini berbeda?” ujar salah seorang mahasiswa yang hadir.

Klaim Harlas tentang kolaborasi untuk menyerap tenaga kerja asli Rempang juga diragukan.

BACA JUGA:  Aroma Narkoba di Hiburan Malam Batam: Bareskrim Sita Brankas Ekstasi dari Planet 3.0 Pub & KTV