OpiniPolitikZona Headline

Jalan Berliku Mencari Pemimpin Berkompeten

234
×

Jalan Berliku Mencari Pemimpin Berkompeten

Share this article

Semakin Banyak Partisipasi Masyarakat dalam Pilkada, Semakin Kuat Legitimasi Pemimpin Terpilih

Riki Rinovsky. (Foto: Dok. pribadi)
banner 468x60

Apakah kita benar-benar memanfaatkan Pemilu sebagai sarana untuk melahirkan kepemimpinan yang lebih baik?

Masih banyak tantangan yang harus dihadapi dalam mewujudkan demokrasi yang substansial, di mana generasi muda memiliki peran yang sangat strategis.

Setelah pemilihan presiden dan pemilihan legislatif, Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menggelar Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 secara serentak di Indonesia.

BACA JUGA:  Jangan Hanya Galak ke Rakyat Kecil, Aktivis Tantang Li Claudia Berantas Reklamasi Ilegal dan Deforestasi

Tahapan demi tahapan Pilkada 2024 sedang berlangsung saat ini, hingga akhirnya 27 September 2024 puncak pesta demokrasi adalah Pemilihan Kepala Daerah.

Pemilu adalah ajang lima tahunan yang seharusnya menjadi titik balik bagi kemajuan bangsa. Marilah kita semua untuk tidak sekadar menjadi penonton pasif dalam proses Pemilu.

Mari kita manfaatkan momen ini untuk memilih pemimpin yang berkompeten, memiliki integritas dan peduli pada kepentingan rakyat. Dengan begitu, kita dapat menciptakan masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang.

BACA JUGA:  Urai Kemacetan Cikitsu, Pemko Batam Kucurkan Rp14,6 Miliar untuk Pelebaran Jalan Tengku Sulung

Pemilu sebagai ajang pemupuk semangat demokrasi. Bukan hanya sekadar momen memilih pemimpin, tetapi juga kesempatan emas bagi generasi muda untuk belajar tentang kepemimpinan yang baik.

Dengan mengamati proses Pemilu, generasi muda dapat meneladani kualitas pemimpin yang dibutuhkan bangsa dan mulai memikirkan bagaimana mereka dapat berkontribusi dalam membangun masa depan yang lebih cerah.