“Barang bukti terdiri dari dua jenis narkotika, dengan berat total lebih dari 1,9 ton,” jelas Fauzi.
Saat ini, BNNP Kepri bersama TNI AL dan pihak imigrasi tengah melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap kelima ABK dan mendalami dugaan keterlibatan jaringan internasional narkotika.
Perairan Kepulauan Riau yang berbatasan langsung dengan negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, dan Thailand kerap dimanfaatkan sindikat internasional sebagai jalur transit narkoba.













