Riduan mengungkapkan, lahan yang disiapkan Pemkab Natuna seluas 11,4 hektare sudah memenuhi syarat dari Kementerian Sosial. Jika semua dokumen termasuk AMDAL rampung, pembangunan bisa langsung dieksekusi.
“Targetnya tahun ini dimulai. Tapi kalau daerah belum siap, bisa digeser ke daerah lain. Sekarang sudah ada 30 lebih kabupaten/kota yang antre,” ujarnya.
Sekolah Rakyat akan mengusung konsep boarding school (asrama) dari jenjang TK hingga SMA. Fasilitasnya dirancang agar siswa tidak jenuh dan bisa fokus belajar, terutama bagi anak-anak dari pulau-pulau di Natuna.
“Pemerintah pusat menyesuaikan kapasitas berdasarkan jumlah siswa dalam DTKS. Jika sekarang terdata 1000 lebih siswa, maka itu yang akan dijadikan acuan,” tambah Riduan.
Fakta Menarik:
- Lokasi pembangunan berada di Komplek Masjid Agung Natuna
- Konsep Sekolah Rakyat: Boarding school lengkap dari TK sampai SMA
- Estimasi anggaran: Rp 200 miliar
- Dikhususkan untuk siswa dari keluarga penerima manfaat (DTKS)
- Pembangunan bisa digeser jika AMDAL dan administrasi tidak rampung













