BatamZona Headline

Warga Cuma Jadi Penonton? Anwar Anas Kritik Ketimpangan Rekrutmen di Kawasan Industri Batamindo

448
×

Warga Cuma Jadi Penonton? Anwar Anas Kritik Ketimpangan Rekrutmen di Kawasan Industri Batamindo

Share this article
Anggota DPRD Batam, Anwar Anas.
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Batam – Anggota DPRD Kota Batam, Anwar Anas, menyuarakan keresahan banyak warga lokal Kecamatan Sei Beduk yang selama ini merasa terpinggirkan dari geliat ekonomi di kawasan industri Batamindo Industrial Park.

Lewat surat terbuka yang ditujukannya langsung ke manajemen Batamindo, Anwar menumpahkan isi hati dengan nada tegas namun tetap beretika.

Anwar menyebut, sudah puluhan tahun kawasan industri Batamindo berdiri berdampingan dengan wilayah Sei Beduk. Namun ironisnya, warga lokal yang tinggal hanya selemparan batu dari gerbang kawasan justru jarang terserap sebagai tenaga kerja.

BACA JUGA:  Jadi 'Petugas Pajak' Dadakan, Ketua RT dan RW di Batam Bakal Sisir Pajak Kendaraan Warga

“Mereka hanya jadi penonton dari geliat ekonomi di depan mata mereka sendiri,” tulis Anwar dalam surat tersebut.

Menurutnya, persoalan ini bukan sekadar urusan angka rekrutmen. Ini soal keadilan sosial, hak atas kesempatan kerja, dan pengakuan terhadap kontribusi masyarakat sekitar terhadap keberlangsungan kawasan industri.

4 Tuntutan untuk Batamindo

Dalam suratnya, Anwar menyampaikan empat hal yang menurutnya harus segera dilakukan oleh manajemen Batamindo:

  • Prioritaskan rekrutmen warga lokal, terutama untuk posisi non-spesialis.
  • Sediakan kuota afirmatif minimal 30% untuk warga sempadan seperti Sei Beduk.
  • Buka pelatihan keterampilan gratis sebagai bagian dari program CSR.
  • Buat laporan terbuka setiap tiga bulan soal rekrutmen tenaga kerja lokal.
BACA JUGA:  Gusur Warga di Tengah Isu Mundurnya Investor, Proyek Rempang Eco-City Tuai Kecaman

“Batamindo bukan berdiri di tanah kosong, ia tumbuh di tengah komunitas. Sudah waktunya tanggung jawab sosial itu dijalankan dengan nyata, bukan sekadar slogan,” tegasnya.