BatamBatam Punya CeritaBreaking NewsZona Headline

Warga Batam Menjerit Berhari-hari Air Mati, Haruskah Kepala BP Batam Diganti?

265
×

Warga Batam Menjerit Berhari-hari Air Mati, Haruskah Kepala BP Batam Diganti?

Share this article
Kebocoran pipa induk di depan Kepri Mall. (ist)
banner 468x60

Sementara itu lewat akun instagram ya, PT Air Batam Hilir menginformasikan terjadi kebocoran pipa DN 600mm di depan Kepri Mall dan saat ini perbaikan masih dalam proses. 

Selama pekerjaan perbaikan ini, akan berdampak pada gangguan pelayanan suplai air bersih berupa air kecil dan air terhenti untuk sementara waktu.

Area terdampak : Nagoya, Jodoh, Bengkong, Batu Ampar, Batu Merah, Sei Panas, Baloi, Tanjung Sengkuang, Batam Center dsk, Area Perkantoran BP dan Pemko, Duta Mas dsk, Kabil, Batu Besar dan sekitarnya.

BACA JUGA:  Anomali Logistik Rp8,4 Triliun: Mengapa Narkoba Raksasa Diselundupkan Bersama Rokok Ilegal di Perairan Kepri?

“Permohonan maaf kami sampaikan atas ketidaknyamanan yang terjadi. Kami menyiagakan mobil tangki air bersih untuk pelanggan yang mengalami gangguan suplai air hingga 1×24 jam, yang dapat dikoordinir oleh Ketua RT/ RW/ Kelurahan setempat, lalu menyampaikannya melalui layanan saluran resmi kepelangganan Air Batam Hilir,” tulis akun Instagram @airbatamhilir.

Anggota DPRD Batam, Tumbur Sihaloho menyebut jika tak ada transparansi pengelolaan air bersih oleh pihak konsorsium. Bukan cuma persoalan pipa yang jadi masalah, akan tetapi Water Treatment Plant (WTP) di PT Air Batam Hilir (pengolah air bersih),” ucapnya.

BACA JUGA:  Batam Ketatkan Sinergi Industri: Ini Syarat Baru Penyerapan Tenaga Kerja Lokal yang Wajib Diketahui

Tumbur yang juga Sekretaris Komisi I DPRD Batam itu mengatakan tidak ada transparansi jajaran konsorsium air bersih di Batam dalam mengelola air.