Gudangberita.co.id, Natuna – Masalah klasik keterbatasan transportasi laut di wilayah perbatasan kembali mencuat ke permukaan. Di hadapan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Wakil Bupati Natuna, Jarmin SE, secara blak-blakan menyoroti minimnya armada kapal yang menjadi sandaran utama masyarakat Natuna untuk pulang kampung menjelang Idulfitri 1447 H.
Aspirasi ini disampaikan Jarmin saat mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang dirangkaikan dengan Rakor Lintas Sektoral Operasi Ketupat Seligi 2026 di Aula Wan Seri Beni, Kantor Gubernur Kepri, Senin (9/3/2026).
Dalam forum tersebut, Jarmin menekankan bahwa transportasi laut bagi warga Natuna bukanlah sekadar pilihan, melainkan urat nadi ekonomi dan mobilitas. Status Natuna sebagai daerah kepulauan terluar menjadikan kapal laut sebagai moda paling ekonomis dibandingkan pesawat terbang.
Namun, setiap tahunnya, warga selalu dihantui oleh ketidakpastian tiket. “Mengingat ketersediaan transportasi yang masih minim menjelang Idulfitri, kami memandang perlu adanya penambahan armada laut. Jangan sampai warga kita gagal mudik atau tertahan hanya karena kehabisan tiket,” tegas Jarmin di hadapan para petinggi lintas sektoral.













