Gudangberita.co.id – Satu keluarga di Kediri, Jawa Timur, nekat melakukan percobaan bunuh diri bersama akibat tekanan utang dari pinjaman online (pinjol).
Tragisnya, upaya tersebut merenggut nyawa anak bungsu mereka yang masih balita, sementara tiga anggota keluarga lainnya, yakni ayah, ibu, dan anak sulung, berhasil selamat.
Kepala Polisi Kediri Kota, AKBP Fauzy, mengungkapkan bahwa tekanan psikologis yang dirasakan oleh M (ibu) akibat tagihan pinjol menjadi motif utama aksi nekat ini.
“Si ibu merasa tertekan karena terus diteror oleh pihak penagih utang melalui telepon dari nomor tidak dikenal. Tekanan ini membuatnya bingung dan akhirnya bercerita kepada suaminya, D,” ujar Fauzy, Sabtu (14/12/2024).
Utang Pinjol Jadi Pemicu Utama
Menurut Fauzy, M sempat menghapus aplikasi pinjol dari ponselnya, namun teror dari penagih terus berlanjut. Upaya meminta bantuan kepada kerabat pun menemui jalan buntu. Terdesak oleh situasi, pasangan ini akhirnya memutuskan untuk membeli racun tikus jenis timex, yang biasa digunakan untuk membasmi hama di sawah.
“Racun tersebut dicampur dengan susu dan diminum bersama-sama oleh seluruh anggota keluarga,” jelas Fauzy.
Korban dan Kondisi Terkini
Upaya bunuh diri ini berujung tragis. Anak bungsu mereka meninggal dunia di tempat, sementara M, suaminya D, dan anak sulung mereka MDNP (8) berhasil selamat.













