Insiden tragis ini bermula saat sebuah long boat yang mengangkut 13 pemain sepak bola lokal dari Pulau Nenek menuju Pulau Setokok terbalik akibat gelombang tinggi di Perairan Selat Nenek, Rabu sore (25/6/2025).
Para pemain hendak mengikuti pertandingan persahabatan antar-pulau saat cuaca mendadak memburuk di tengah perjalanan.
Dari total penumpang, 11 orang berhasil selamat, sementara dua lainnya, Firdaus dan M. Fahri, sempat dinyatakan hilang sebelum akhirnya ditemukan hari ini.
Sayangnya, kapal yang digunakan tidak dilengkapi dengan pelampung keselamatan standar, yang memperparah kondisi ketika kapal terbalik. Beberapa korban sempat berenang ke daratan, namun Firdaus dan Fahri hilang terbawa arus.
Daftar Pemain Selamat:
- Rahel
- Fery
- Rico
- Boge
- Rehan
- Andika
- Tepok
- Damar
- Maher
- Amirul
- Papat
Operasi pencarian dimulai sejak Rabu malam pukul 18.10 WIB, melibatkan unsur: Kantor SAR Tanjungpinang, Pos SAR Batam, Polair Polda Kepri, Polairud Polresta Barelang, BP Batam dan Pos AL Kertang hingga Warga dan perangkat desa Pulau Setokok.
Peralatan canggih seperti drone thermal, aquaeye responder, dan perahu karet turut dikerahkan. Pencarian sempat dihentikan sementara pada malam hari karena faktor cuaca dan keselamatan, namun kembali dilanjutkan sejak Kamis pagi.
Kepala SAR Fazzli kembali mengimbau masyarakat, terutama operator kapal kecil dan nelayan, untuk lebih memperhatikan perlengkapan keselamatan seperti jaket pelampung dan pelatihan evakuasi darurat.













