BatamBreaking NewsZona Headline

Terungkap Identitas Mayat Wanita Kakak-Adik Tergantung di Kamar Hotel Lovina Inn Lubuk Baja Batam

295
×

Terungkap Identitas Mayat Wanita Kakak-Adik Tergantung di Kamar Hotel Lovina Inn Lubuk Baja Batam

Share this article
Ilustrasi.
banner 468x60

Batam – Identitas mayat dua wanita yang ditemukan di Kamar Hotel Lovina Inn, Lubuk Baja, Kota Batam, Minggu (23/4/2023) akhirnya terkuak.

Kanit Reskrim Polsek Lubuk Baja, AKP Thetio Ardianto mengungkapkan jika keduanya RA dan LN, kakak-beradik. Mereka ditemukan pegawai hotel Lovina Inn dalam kondisi mengenaskan di kamar nomor 318.

Polisi sendiri menyebut, keduanya sudah berada di Hotel Lovina Inn selama seminggu. Mereka check in di kamar 318.

BACA JUGA:  Banyak PR, Amsakar Achmad Sebut Persoalan Batam Tak Bisa Selesai Instan

Baca juga: Kematian Dua Wanita di Hotel Lovina Inn Misterius, Polisi Dalami Dugaan Pembunuhan

Menurut polisi kedua wanita asal Surabaya tersebut sudah lama tinggal di Batam di wilayah Nagoya. “Kami masih mencoba mengakses pihak keluarga,” sebutnya, Senin (24/4/2023).

Polisi menemukan sejumlah obat penurun panas, sepeti Panadol di kamar Hotel Lovina Inn itu. Memang saat ditemukan tak didapati identitas di tubuh keduanya.

BACA JUGA:  Bayar Sampah Batam Bakal Gabung Tagihan Air? Ini Kata Li Claudia Chandra

Hanya polisi mengetahui dari KTP check in, ternyata atas nama RA. Namun dijelaskan polisi KTP milik RA buram dan ponsel keduanya tak ditemukan di dalam kamar. “Nomor hp yang dicatat pihak hotel tidak aktif,” kata Kapolsek.

Baca juga: Dua Mayat Wanita Ditemukan di Hotel Lovina Inn Lubuk Baja, Ini Kata Polisi

BACA JUGA:  Liburan ke Kuala Lumpur Makin Gampang, AirAsia Kini Terbang Tiap Hari dari Batam

Sebelumnya dua wanita itu ditemukan petugas Hotel Lovina Inn, Lubuk Baja dalam kondisi mengenaskan. Dari foto olah TKP tampak satu orang tergantung di kamar mandi dan satunya sudah berada di tempat tidur juga dengan dengan leher terikat. Polisi belum membeberkan keterangan terkait penyelidikan motif kematian kedua wanita tersebut.