Setelah pelaku mendapatkan hati dan kepercayaan dari korbannya, biasanya pelaku akan menjual sebuah drama yang menceritakan bahwa dirinya membutuhkan sejumlah uang untuk memenuhi kebutuhan, lalu setelah mendapatkan apa yang diinginkannya, pelaku menghilang tanpa meninggalkan jejak sedikitpun.
Orang-orang yang sudah menjadi korban dari fenomena ini juga biasanya jarang melaporkan kasus penipuan yang menimpa mereka ke pihak berwajib karena beberapa faktor, diantaranya merasa malu karena tertipu oleh topeng asmara, takut dijadikan bahan guyonan dan mendapat bully-an dari netizen, serta khawatir malah disalahkan karena kesalahannya.
Ciri-ciri Love Scam
Love scam tidak hanya merugikan korban secara finansial saja, tetapi juga emosional mereka. Setelah penipuan terungkap, korban sering kali merasa terluka, malu, dan kehilangan kepercayaan pada orang lain.
Maka dari itu penting bagi siapa pun untuk mengetahui ciri-ciri love scam sehingga dapat berhati-hati saat berinteraksi dengan orang yang belum kita kenal secara pribadi secara langsung dan tidak memberikan informasi pribadi atau keuangan kepada orang yang tidak dapat dipercaya.
Berikut ini beberapa ciri yang bisa jadi mengindikasikan terjadinya fenomena love scam, diantaranya adalah sebagai berikut:













