Skip to content
Gudangberita.co.id
  • WhatsApp Channel
  • Batam
  • BP Batam
  • Pemko Batam
  • DPRD Batam
  • Video
  • Batam
  • PWI Kepri
  • Natuna
  • Kepri
    • Bintan
    • Tanjungpinang
    • Karimun
    • Lingga
    • Anambas
  • Luar Negeri
  • Nusantara
  • Singapura
  • Batam Punya Cerita
News Update
Bupati Iskandarsyah di Pengukuhan HKKA: Tak Ada Sekat Perantau dan Warga Lokal demi Kemajuan Karimun Bupati Iskandarsyah di Pengukuhan HKKA: Tak Ada Sekat Perantau dan Warga Lokal demi Kemajuan Karimun
Persami KKRI Gelombang 5 dibuka, Danlanal TBK: Wujud Pembinaan Generasi Muda Berkarakter Persami KKRI Gelombang 5 dibuka, Danlanal TBK: Wujud Pembinaan Generasi Muda Berkarakter
Aksi Spontan Sopir Truk di Batam Selamatkan Nyawa Karyawati Muka Kuning di Baloi Kolam Aksi Spontan Sopir Truk di Batam Selamatkan Nyawa Karyawati Muka Kuning di Baloi Kolam
Ulang Tahun ke-54, Plh Wali Kota Batam Li Claudia Chandra: Saya Gemini yang ‘Workaholic’ Ulang Tahun ke-54, Plh Wali Kota Batam Li Claudia Chandra: Saya Gemini yang ‘Workaholic’
Bolak-Balik Ambles, BP Batam Akhirnya Ganti Aspal Underpass Pelita Pakai Beton Rigid Bolak-Balik Ambles, BP Batam Akhirnya Ganti Aspal Underpass Pelita Pakai Beton Rigid

Pencurian Toko Emas

Kasus Pembobolan Toko Emas di Natuna, Pelaku Mendadak ‘Amnesia’ Saat Rekonstruksi, Ada Hubungan Apa dengan Wanita Penadah?
Natuna

Kasus Pembobolan Toko Emas di Natuna, Pelaku Mendadak ‘Amnesia’ Saat Rekonstruksi, Ada Hubungan Apa dengan Wanita Penadah?

11/04/202611/04/2026
Redaksi

No More Posts Available.

No more pages to load.

Terpopuler

  • 1
    Terungkap Saat Rekonstruksi! Ini Momen Paling Menegangkan Saat Jaka Kejar Diana di Pasir Kuning
    18/05/202618/05/2026 686
  • 2
    Mengintip Rumah Kontrakan Tempat Persembunyian Diana di Pasir Kuning Sebelum Dihabisi Jaka
    18/05/202618/05/2026 395
  • 3
    Pencari Kepiting Hilang di Pulau Sunyut Natuna, Tim SAR Gabungan Sisir Lokasi Kejadian
    18/05/202618/05/2026 377
  • 4
    Bikin Merinding, Ini Alasan Polisi Gelar Rekonstruksi Pembunuhan Diana di Dua Tempat Berbeda
    18/05/202618/05/2026 363
  • 5
    Rekonstruksi Pembunuhan Diana di Lingga: Detik-Detik Korban Dicekoki Miras dan Dicekik Jaka, Warga Ngamuk
    18/05/202618/05/2026 288
  • 6
    Aksi Spontan Sopir Truk di Batam Selamatkan Nyawa Karyawati Muka Kuning di Baloi Kolam
    24/05/202624/05/2026 230
Layanan Publik PLN Batam

gudangberita.co.id

Follow us on instagram

Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalan tu Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalan turunan Jalan Yos Sudarso, tepatnya dari arah Baloi Kolam menuju Simpang Lampu Merah Lubuk Baja, Batam, pada Senin (25/5/2026). Peristiwa ini terekam jelas oleh kamera pemantau (dashboard camera) sebuah truk trailer milik akun TikTok korban_setia. Kebetulan, armada truk yang sama juga sempat merekam insiden kecelakaan tunggal di titik lokasi tersebut pada satu hari sebelumnya, Minggu (24/5/2026).

Kondisi jalan protokol yang dipenuhi lubang dan aspal basah di area turunan disinyalir menjadi pemicu utama kecelakaan beruntun ini. Basahnya permukaan jalan diduga kuat akibat adanya kebocoran pipa air di bawah aspal, yang lambat laun mengikis permukaan jalan hingga terkelupas dan membentuk lubang-lubang yang sangat membahayakan keselamatan pengendara.

Kombinasi antara kontur jalan yang menurun, kecepatan tinggi, pengereman mendadak untuk menghindari lubang, serta kondisi aspal yang licin membuat area ini menjadi jalur tengkorak yang sangat rawan bagi para pemotor. Rekaman video dari sopir truk trailer tersebut kini menjadi bukti otentik di media sosial mengenai mendesaknya perbaikan infrastruktur di kawasan tersebut demi mencegah jatuhnya korban berikutnya.

#batam #batamhits #batamhits_ #batamisland #truk
Dunia jagat maya belakangan ini diramaikan oleh cu Dunia jagat maya belakangan ini diramaikan oleh curhatan pilu para kreator Facebook Profesional (FB Pro) yang merasa bulan Mei 2026 ini penuh dengan cobaan. Bagaimana tidak, mereka harus menghadapi kenyataan pahit berupa kombinasi "maut": jadwal pencairan dana (payout) yang tertunda ditambah dengan estimasi pendapatan bulanan yang mendadak terjun bebas. Pertanyaan "Riil kah?" pun menggema di berbagai komunitas kreator, merefleksikan rasa tidak percaya sekaligus frustrasi massal ketika melihat angka di dasbor profesional mereka tidak seindah bulan-bulan sebelumnya.

Keresahan yang nyata ini ternyata bukan tanpa alasan. Penundaan payout terjadi karena siklus pembayaran Meta yang biasa jatuh antara tanggal 21 hingga 26 ternyata bertepatan dengan akhir pekan dan hari libur bank lokal di Indonesia, sehingga status dana tertahan di keterangan Processing lebih lama dari biasanya. Parahnya lagi, penurunan pendapatan secara drastis merupakan imbas riil dari transisi ke sistem Unified Content Monetization (UCM). Lewat program baru ini, Meta menerapkan algoritma super ketat yang menyapu bersih konten-konten hasil daur ulang (repost) dan tidak original melalui standar Qualified View, membuat akun-akun yang terbiasa "main aman" langsung boncos seketika.

Menghadapi fenomena yang bikin ketar-ketir ini, para kreator disarankan untuk tidak langsung panik dan segera mengambil langkah mitigasi yang jelas. Langkah pertama adalah memastikan apakah syarat ambang batas minimal pembayaran sudah terpenuhi, yaitu $100 untuk transfer bank atau $25 via PayPal, serta memeriksa ulang agar tidak ada data pajak atau rekening yang eror. Jika status di dasbor Meta sudah berubah menjadi Paid namun saldo di rekening masih zonk setelah 7 hari kerja, barulah kreator bisa langsung bergerak menghubungi pihak bank penerima untuk melacak kepastian hak mereka.

#fbpro #gajifb #facebook #dolarfb
Ada misteri besar yang belum terpecahkan oleh ilmu Ada misteri besar yang belum terpecahkan oleh ilmu tata kota modern: kenapa pembangunan—dari proyek raksasa sampai gang senggol—sering kali amnesia soal logika dasar. Contohnya jalan tikus satu ini. Padahal di sebelah kanannya ada lahan kosong yang luasnya mirip lapangan bola, entah demi gengsi apa, malah dibangun pagar beton tinggi menjulang ala Tembok Berlin versi kearifan lokal. Alhasil, begitu hujan turun, gang sempit itu sukses bertransformasi menjadi kolam renang dadakan setinggi betis yang siap membuat mesin motor para pengendara pingsan di tempat.

Namun, semesta tampaknya gemas melihat cara berpikir manusia yang mendadak membeku itu. Tanpa perlu rapat paripurna atau nunggu anggaran turun, alam langsung mengambil alih kendali dengan merobohkan tembok pembatas tersebut. Hasilnya instan dan ajaib: banjir yang tadinya bikin pusing langsung lenyap seketika, mengalir bahagia ke lahan kosong di sebelahnya. Kejadian ini membuktikan bahwa hukum fisika dasar jauh lebih cerdas dan solutif ketimbang ego manusia yang hobi membangun sekat tanpa guna.

Melihat fenomena "keadilan sosial bagi seluruh korban banjir" ini, jempol kreatif netizen jelas tidak tinggal diam. Bukannya fokus prihatin pada tembok yang hancur, mereka malah memanfaatkan momen ini untuk melempar sindiran politik yang cukup menohok ke arah pemerintah. Dengan nada sarkas, netizen berkomentar bahwa rezim yang tidak berguna mungkin harus tumbang dengan cara yang sama seperti tembok tersebut, agar segala "penyakit" dan keruwetan di negeri ini bisa langsung hanyut tak berbekas.

#banjir #fisika #logika #pendidikan #arsitektur
Pemandangan dari Perumahan Central Hills, Batam Ce Pemandangan dari Perumahan Central Hills, Batam Center, pada Minggu (24/5/2026) siang menjadi bukti nyata betapa "pilih kasihnya" cuaca di Batam. Dari titik pandang ini, warga disuguhkan fenomena alam yang dramatis ketika gumpalan awan hitam pekat bergelayut manja di satu sisi langit, sementara sisi lainnya masih menyisakan terang. Batam Center seolah menjadi tribun utama untuk menyaksikan bagaimana alam membagi wilayah basah dan kering secara kasat mata.

Awan tebal yang menggantung tersebut rupanya menumpahkan hujan lebat yang disertai kilatan petir di kawasan Bengkong dan Batu Ampar. Sementara kedua wilayah itu sedang diguyur air dari langit dengan intensitas tinggi, area di sekitar Batam Center justru hanya menyaksikan kegaduhan tersebut dari kejauhan. Karakteristik hujan lokal yang ekstrem ini memperlihatkan batas yang sangat jelas, di mana sebuah wilayah bisa basah kuyup sementara wilayah tetangganya sama sekali belum tersentuh air.

Keunikan cuaca yang "pilih kasih" ini terasa semakin mutlak saat bergerak menuju Bundaran Punggur hingga kawasan Nongsa. Di saat Bengkong dan Batu Ampar masih dicekam hujan dan petir, wilayah Punggur justru terpantau kering kerontang tanpa ada tetesan air sedikit pun. Kontras yang mencolok dalam jarak yang relatif dekat ini kembali menegaskan status Batam sebagai kelayakan laboratorium alam untuk fenomena hujan lokal yang selalu sukses bikin heran.

#batam #batamhits #batamhits_ #batamisland
Follow on Instagram

redaksi@gudangberita.co.id

Halaman

  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
  • About us
  • Disclaimer
  • Redaksi
  • Kategori
Gudangberita.co.id @2025
Gudangberita.co.id
  • Menu
    • Zona Headline
    • Batam Punya Cerita
    • Ape Kesah
    • Story Kepri
    • Polling
  • Kategori
    • Video
    • Natuna
    • Batam
    • Luar Negeri
    • Kepri
    • Nasional
    • Nusantara
    • Sepakbola
    • Politik
    • Indeks
  • Laman
    • Redaksi
    • About us
    • Kode Etik
    • Pedoman Media Siber
    • Disclaimer