NatunaZona Headline

Syak Wasangka Tambang Kuarsa Diungkap di Rapat DPRD Natuna, Ini Jawaban Perusahaan Tambang

437
×

Syak Wasangka Tambang Kuarsa Diungkap di Rapat DPRD Natuna, Ini Jawaban Perusahaan Tambang

Share this article
Ketua DPRD Natuna, Daeng Amhar usai Rapat dengar Pendapat dengan perwakilan masyarakat dan perusahaan tambang, Senin (19/6/2023). (Foto: Aulia Rahman)
banner 468x60

Sementara Mine Engineer PT IKJ, Angga membantah adanya tuduhan kegiatan ilegal dalam penambangan pasir kuarsa di Teluk Buton. Perusahaanya sudah mengantungi izin-izin untuk ekspor pasir kuarsa dari pemerintah Provinsi Kepri. Sedikitnya ada 60 dokumen terkait perizinan.

“Untuk izin Amdal saja kami punya sekitar 800-an lembar izin. Kami melalukan kegiatan ekspor karena izinnya sudah lengkap,” jelasnya.

BACA JUGA:  Malingnya yang Beraksi, Fasum yang Rusak, Pengusaha Besi Tua yang Kena "Ceramah" Pakta Integritas

Hanya saja ia tidak menjawab lokasi tujuan ekspor ribuan ton pasir kuarsa yang diangkut menggunakan kapal tongkang tersebut.

Ketua DPRD Natuna Daeng Amhar mengatakan, menerima aspirasi masyarakat selama tidak bertentangan dengan norma dan tata tertib DPRD.

Bahkan DPRD sudah menerima keluhan warga adanya ketidakadilan antara pekerja lokal dan pekerja dari luar.

BACA JUGA:  Kisah Pilu Kecelakaan Kapal Nelayan Ocean Three di Natuna: Tekong Selamat, Satu ABK Tewas, Satu Masih Hilang

“Namun keluhan seperti ini harus ada buktinya, karena komisi yang membidangi dan dinas pemerintah daerah mengurus hal ini,” ujar Amhar.