EkonomiZona Headline

Struktur Ekonomi Indonesia Didominasi Oligarki, Pengamat: Deindustrialisasi yang Lebih Bahaya dari Dutch Disease

327
×

Struktur Ekonomi Indonesia Didominasi Oligarki, Pengamat: Deindustrialisasi yang Lebih Bahaya dari Dutch Disease

Share this article
Ilustrasi
banner 468x60

Deindustrialisasi pasca 2002 hingga saat ini yang terjadi di Indonesia ia anggap lebih cocok dijelaskan dengan teori Rent Curse atau kutukan rente. Teori yang diperkenalkan Richard Auty pada 2019, itu menjelaskan struktur ekonomi didominasi oligarki sehingga pertumbuhan ekonomi mandek.

Teori ini kata Ronny hasil revisi Richard Auty terhadap teori awal yang ia cetuskan, yakni Resource Curse atau kutukan SDA untuk memandang deindustrialisasi di Indonesia. Teori Kutukan Sumber daya alam ini dicetuskan Richard Auty pada 1993, untuk menggambarkan negara-negara pemilik SDA berlimpah gagal mendapatkan pertumbuhan ekonomi yang tinggi.

BACA JUGA:  KPK Soroti Realita Investasi di Batam: Jangan Sampai Negara Kasih Insentif, Tapi Rakyat Gak Dapat Apa-apa

“Karena rente di mana-mana, investasi menjadi mahal, inovasi mandeg, dan lalu kalah bersaing. Tapi jejaring pelaku ekonomi rente ini tetap menikmati banyak keuntungan ekonomi dari situasi yang seperti itu,” ucap Ronny.

“Sehingga akhirnya melahirnya jejaring oligarki, sekelompok elit yang itu-itu saja yang mendapatkan kue ekonomi paling banyak, sementara masyarakat jadi penonton saja,” tutur Ronny.

BACA JUGA:  Polda Kepri Bongkar Mafia BBM Subsidi di Batam, Modus 'Surat Sakti' Rugikan Negara Ratusan Juta

Sebelumnya, Amalia mengatakan, dutch disease yang melanda Indonesia pasca periode 2002 membuat industri pengolahan tidak berkembang, menyebabkan kontribusi manufaktur terhadap produk domestik bruto (PDB) turun drastis secara konsisten dari saat periode 2002 sebesar 32% menjadi hanya 18,3% pada 2022.