HukumLingga

Skandal Investasi Bodong BNI Life di Lingga Memanas, Kuasa Hukum Desak Polisi Usut TPPU

1273
×

Skandal Investasi Bodong BNI Life di Lingga Memanas, Kuasa Hukum Desak Polisi Usut TPPU

Share this article
Kuasa hukum SR, Sartika Lia Apriana, S.H., mendesak polisi menindaklanjuti laporan dugaan TPPU yang sudah dilaporkan sejak 11 April 2025, sebelum SR ditetapkan sebagai tersangka pada Rabu (7/5). (Foto: Yudiar)
banner 468x60

“Empat orang ini menerima jumlah yang sangat besar. Sementara untuk 30 korban lainnya, sebagian sudah ada yang menerima pengembalian dana, meski tidak menutupi kerugian mereka,” jelas Sartika.

Ia menambahkan, sekitar 20 dari 30 korban telah mendapatkan pengembalian dana sebagian, namun nilainya masih jauh dari total kerugian yang dialami para korban.

BACA JUGA:  Jembatan Marok Kecil Jadi Bancakan, Negara Tekor Rp738 Juta Gara-Gara Modus 'Pinjam Bendera'

“Sebelum klien kami dilaporkan, sudah ada pengembalian dana kepada beberapa korban, tapi nominalnya memang belum mencukupi,” tandasnya.

Kasus ini saat ini tengah dalam penanganan aparat penegak hukum. Para korban berharap ada keadilan dan pengembalian dana investasi yang mereka harapkan. Tim kuasa hukum SR pun meminta aparat bersikap profesional dalam menuntaskan kasus ini.

BACA JUGA:  Ada Apa dengan Lingga? KPK 'Todong' Data Pokir dan Perjalanan Dinas DPRD!

“Kami percaya pihak kepolisian akan mengungkap kasus ini. Namun kami meminta agar semua dilakukan secara profesional dan berkomitmen pada keadilan,” tegas Sartika.