SingapuraZona Headline

Singapura Siap Perluas Lagi Daratan Negaranya, Bakal Impor Pasir Laut Indonesia Setelah Dibolehkan Jokowi

425
×

Singapura Siap Perluas Lagi Daratan Negaranya, Bakal Impor Pasir Laut Indonesia Setelah Dibolehkan Jokowi

Share this article
Penambangan pasir laut. (Foto: ilustrasi)
banner 468x60

Oleh karena itu, proyek-proyek jumbo Singapura ini membutuhkan pasokan pasir dalam jumlah besar.

Perkiraannya, untuk menguruk atau mereklamasi lahan 1 kilometer persegi, diperlukan 37,5 juta meter kubik pasir.

Otoritas Kelautan dan Pelabuhan Singapura juga saat ini tengah merancang fase ketiga dari mega proyek Pelabuhan Tuas, dengan pekerjaan reklamasi diharapkan akan selesai pada pertengahan 2030-an.

BACA JUGA:  Dibalik Rekor Investasi Rp69 Triliun: Air, Sampah, dan Banjir Masih Jadi Rapor Merah Setahun Amsakar-Li Claudia

Pelabuhan Tuas sendiri pembangunannya akan dibuka dalam empat tahap.

“Keputusan kami untuk melanjutkan Pelabuhan Tuas mengirimkan sinyal kuat kepada dunia bahwa Singapura terbuka untuk bisnis. Kami akan terus maju,” kata Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong, saat pembukaan tahap pertama, September 2022.

Pelabuhan Tuas, menurut Otoritas Maritim dan Pelabuhan Singapura, akan menempati sekitar 1.337 hektar tanah (sekitar 3.300 lapangan sepak bola) saat selesai.

BACA JUGA:  Bayar Sampah Batam Bakal Gabung Tagihan Air? Ini Kata Li Claudia Chandra

Akan ada 66 tempat berlabuh sepanjang 26 kilometer yang mampu menangani kapal peti kemas terbesar.