BatamZona Headline

Sengketa Lahan Sekolah Terintegrasi Merah Putih Rempang: Warga Bertahan, BP Batam Klaim Sesuai HPL

40
×

Sengketa Lahan Sekolah Terintegrasi Merah Putih Rempang: Warga Bertahan, BP Batam Klaim Sesuai HPL

Share this article
Warga Pantai Melayu dalam sengketa lahan pembangunan Sekolah Terintegrasi Merah Putih di Pulau Rempang.
Warga Pantai Melayu dalam sengketa lahan pembangunan Sekolah Terintegrasi Merah Putih di Pulau Rempang.
banner 468x60

Pihaknya mengimbau masyarakat untuk menyaring informasi yang beredar di media sosial agar tidak terprovokasi oleh berita yang belum terverifikasi utuh.

Proyek Sekolah Terintegrasi Merah Putih pada dasarnya dirancang pemerintah untuk memperluas akses pendidikan berkualitas dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia anak-anak di kawasan Rempang-Galang.

Namun, persilangan antara kebutuhan fasilitas publik dan kepastian hak atas tanah warga kini menjadi ujian krusial bagi tata kelola pembangunan nasional.

BACA JUGA:  Diduga Beraksi Seminggu di Indomaret RSBP Batam, Emak-Emak Nekat Curi Cokelat hingga Pembalut Senilai Rp2 Juta

Hingga saat ini, warga Pantai Melayu tetap memilih bertahan sembari menunggu kepastian hukum atas lahan mereka, sementara BP Batam menyatakan terus membuka pintu dialog untuk menyelesaikan sengketa secara bertahap, transparan, dan mengedepankan musyawarah.