Di sisi lain, Ketua DPD FSP LEM SPSI Kepri, Saiful Badri Sofyan mengatakan, bahwa pada periode pemerintahan saat ini, buruh belum mendapatkan porsi sebagai mana mestinya atau layaknya, terlebih lagi Batam yang notabene kota industri.
“Tanpa kehadiran buruh, Batam tidak akan seperti ini. Dengan SDM yang dimiliki, sudah semestinya pemerintah memberikan penghargaan kepada buruh. Malah sebaliknya, regulasi dan undang-undang yang muncul kebanyakan tidak berpihak kepada buruh dan masyarakat pada umumnya,” kata dia.
Menurut Saifuk, seluruh gubernur yang ada di Indonesia, hanya Anis Baswedan dimasa jabatannya sebagai Gubernur DKI Jakarta yang berani menetapkan UMK secara rasional. Hal itulah yang jadi salah satu tolak ukur para buruh di Batam untuk memberikan dukungan kepada Anies.
“Sejak tahun 2016, pemerintah dengan segala kekuasaannya tidak memberikan ruang kepada buruh. Maka mari kita menyatukan tekad menjadikan Anies Baswedan sebagai Presiden RI di periode selanjutnya,” pungkasnya.













