Ape KesahNatunaOpini

Satu Tahun Cen-Jarmin: Menenun Harapan, Mengembalikan Natuna ke Pangkuan Rakyat

137
×

Satu Tahun Cen-Jarmin: Menenun Harapan, Mengembalikan Natuna ke Pangkuan Rakyat

Share this article
bupati natuna, cen sui lan dan wakil bupati, Jarmin sidik
Bupati Natuna, Cen Sui Lan bersama Wakil Bupati, Jarmin. (Foto: Gudangberita)
banner 468x60

Sudah setahun sejak duet Bupati Cen Sui Lan dan Wakil Bupati Jarmin Sidik resmi menakhodai Natuna. Satu tahun dalam sebuah masa kepemimpinan seringkali dianggap sebagai masa transisi. Namun, bagi Kabupaten Natuna di bawah kepemimpinan Bupati Cen Sui Lan dan Wakil Bupati Jarmin Sidik, satu tahun ini terasa seperti upaya restorasi nilai.

Kita jujur saja, memimpin Natuna itu bukan cuma soal membangun jalan atau jembatan. Warisan paling berat bagi pemerintahan baru ini adalah ekspektasi masyarakat. Publik ingin melihat perubahan nyata, terutama soal bagaimana uang rakyat (APBD) dikelola: Apakah buat “kita-kita saja” atau benar-benar untuk semua?

BACA JUGA:  Safari Ramadan Ketiga di Sedanau, Bupati Natuna Salurkan Zakat hingga Tinjau Embung

Slogan “Natuna Maju, Natuna Milik Kita Bersama” sering kita dengar. Awalnya mungkin terasa seperti janji politik biasa. Tapi pelan-pelan, kita mulai melihat arahnya. Ada pesan tegas di sana. Yakni pembangunan tak boleh cuma memanjakan kelompok tertentu.

Perubahan budaya birokrasi yang tadinya mungkin agak “santai” atau tertutup, kini mulai dipaksa jadi lebih profesional dan tertib administrasi.

BACA JUGA:  Bupati Natuna Nilai KPDN Bukan Sekadar Hobi, Tapi Gerakan Sosial

Tentu saja, merapikan administrasi dan memperketat aturan itu tidak pernah populer di mata semua orang. Pasti ada yang merasa terganggu karena “zona nyaman” nya terusik. Resistensi atau penolakan itu wajar dalam proses perbaikan.

Tapi bagi warga kebanyakan, langkah pemerintah untuk lebih terbuka soal anggaran, termasuk berani menghadapi audit lembaga negara adalah sinyal positif. Ini bukan soal mencari-cari kesalahan masa lalu, tapi soal membereskan rumah sendiri supaya ke depannya tidak ada lagi kebocoran.