Gudangberita.co.id, Natuna – Satuan Lalu Lintas Polres Natuna menggelar coffee morning bersama komunitas armada angkutan darat di Ranai Square, Jumat (21/11/2025), sebagai bagian dari sosialisasi Operasi Zebra Seligi 2025.
Selain memperkuat komunikasi humanis dengan para sopir dan pemilik armada, pertemuan ini menyoroti isu penting: keselamatan, kepatuhan pajak, hingga desakan kelonggaran pemutihan pajak kendaraan bermotor.
Kegiatan ini turut dihadiri Kepala UPT Pelayanan Pajak Daerah (PPD) Natuna, Alpiuzzamari. Suasana dialog berlangsung santai, namun diskusi berjalan intens membahas persoalan kendaraan angkutan yang beroperasi di Ranai dan wilayah sekitarnya.
Muatan Berlebih sebagai Penyebab Kecelakaan
Kasatlantas Polres Natuna, Iptu Erwan Toni, menegaskan bahwa selama Operasi Zebra Seligi 2025, edukasi dan imbauan tetap menjadi prioritas utama. Ia menyebut banyak kecelakaan terjadi karena pelanggaran batas muatan serta kelengkapan kendaraan yang tidak dipenuhi.
“Sesuai aturan, kendaraan harus mengikuti batas muatan. Pelanggaran muatan berlebih salah satu penyebab kecelakaan,” ujar Erwan.
Selain itu, ia mengingatkan bahwa pajak kendaraan yang tidak aktif dapat memengaruhi perlindungan santunan kecelakaan. Jika pajak mati, hak sopir dan penumpang dalam klaim asuransi Jasa Raharja menjadi tidak optimal.







