Dengan beroperasinya SPAM Sedanau yang menelan biaya APBN sekitar Rp 16 miliar, kini ribuan warga di kota terapung ini dapat menikmati air bersih dengan harga lebih terjangkau dan kualitas yang lebih layak. Sebelumnya, pengelolaan air dilakukan secara mandiri oleh sejumlah warga dengan tarif yang tidak resmi dan fasilitas yang kurang memadai.
“Air bersih adalah kebutuhan mendasar. Dengan adanya SPAM Sedanau ini, kita harapkan manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang, terutama bagi kesehatan masyarakat,” ujar Cen Sui Lan dalam sambutannya.
Sebagai bentuk perhatian lebih lanjut, Pemda Natuna akan memfasilitasi penyambungan air bersih bagi ratusan rumah yang belum terjangkau layanan ini. Bahkan, selama satu bulan pertama, air bersih akan digratiskan bagi masyarakat sebagai bentuk kepedulian pemerintah.
“Saya ingin seluruh masyarakat Sedanau menikmati air bersih. Ke depan, mari kita manfaatkan air dengan bijak agar ketersediaannya tetap terjaga, terutama saat musim kemarau,” tutup Cen Sui Lan.













