Bagi Cen Sui Lan, Safari Ramadan bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum krusial untuk mendengar langsung suara masyarakat. Ia mengakui bahwa masukan yang diterima selama perjalanan ke berbagai kecamatan akan menjadi bahan evaluasi penting bagi pembangunan Natuna ke depan.
“Semua masukan dan aspirasi masyarakat adalah bahan berharga bagi kami untuk terus memperbaiki pelayanan dan mempercepat pembangunan di Natuna,” ujarnya di hadapan jamaah Masjid An-Nur.
Menutup sambutannya, Bupati perempuan pertama di Natuna ini menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan selama masa kepemimpinannya. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat—tokoh agama, pemuda, hingga tokoh perempuan—untuk menjaga semangat gotong royong.
“Selamat menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin. Semoga momentum ini semakin mempererat persaudaraan kita demi kemajuan Natuna,” pungkasnya.













