NatunaZona Headline

Grafik Merah Karhutla Natuna: Kasus Terus Naik, Bupati Cen Sui Lan Siaga Satu

147
×

Grafik Merah Karhutla Natuna: Kasus Terus Naik, Bupati Cen Sui Lan Siaga Satu

Share this article
Bupati Natuna meninjau lokasi Karhutla
Bupati Natuna, Cen Sui Lan meninjau lokasi kebakaran lahan. (Foto: Aulia Rahman)
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Natuna – Kabupaten Natuna kini berada dalam bayang-bayang ancaman serius kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Data terbaru menunjukkan grafik kejadian yang terus menanjak tajam dalam tiga tahun terakhir, memaksa Pemerintah Kabupaten Natuna menetapkan status Siaga Satu guna mengantisipasi bencana yang lebih besar pada musim kemarau 2026.

Bupati Natuna, Cen Sui Lan, mengambil langkah cepat dengan memimpin rapat koordinasi (rakor) lintas sektoral di Kantor Bupati, Bukit Arai, Rabu (25/3/2026). Rapat ini menjadi momentum krusial bagi seluruh jajaran Forkopimda dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menyatukan kekuatan sebelum api meluas.

BACA JUGA:  Bukan Karena Viral, Kapolresta Barelang Sebut Ketua DPRD Kepri Sudah Ditilang Sebelum Videonya Heboh
– Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di Jalan Poros Batubi–Kelarik, tepatnya di RT 001 RW 001 Desa Gunung Putri, Kecamatan Bunguran Batubi, Kabupaten Natuna, pada Selasa (24/3/2026).

Bukan tanpa alasan status siaga ini ditetapkan. Data dari Dinas Pemadam Kebakaran Natuna menyajikan potret mengkhawatirkan mengenai eskalasi titik api di wilayah ini:

2023: 72 Kejadian

2024: 114 Kejadian (Naik 58%)

2025: 124 Kejadian (Terus merangkak naik)

2026 (Hingga Maret): 52 Kejadian

Jika tren di kuartal pertama 2026 ini tidak ditekan, Natuna diprediksi akan mencatat rekor kebakaran tertinggi dalam sejarahnya.

BACA JUGA:  Efek Perang Iran-AS: Li Claudia Chandra Pimpin Rapat Darurat Amankan Pasokan BBM Batam

“Langkah yang diambil harus tepat dan sesuai prosedur. Rakor ini sekaligus evaluasi dan penyusunan strategi ke depan. Kita tidak bisa bekerja sendiri-sendiri, koordinasi harus terpadu,” tegas Bupati Cen Sui Lan di hadapan pimpinan TNI, Polri, dan Kejaksaan.