Di Lubuk Minturun, Lia, seorang ibu rumah tangga, mengaku hanya mengandalkan air hujan.
“Terpaksa menampung air hujan untuk kebutuhan mandi dan memasak. Tak ada pilihan lain,” ucapnya.
Krisis air tak hanya melanda pemukiman, tetapi juga rumah sakit. RSUP M Djamil Padang mengalami gangguan air bersih hampir sepekan.
Kondisi ini membuat pelayanan kesehatan sangat terganggu hingga membutuhkan suplai harian dari pemerintah.
Anggota DPR RI Gerindra, Andre Rosiade, menyampaikan pihaknya telah meminta Dirjen Cipta Karya menyalurkan 27 tangki air per hari untuk RSUP M Djamil.
“Kami merespons cepat agar operasional rumah sakit tidak lumpuh,” kata Andre melalui akun Instagram-nya.
Wali Kota Padang, Fadly Amran, menegaskan seluruh armada Pemadam Kebakaran dan Dinas Lingkungan Hidup telah disebar untuk mempercepat pembersihan wilayah terdampak.
“Kita ingin pemulihan secepat mungkin agar warga bisa kembali beraktivitas. Semoga cuaca terus membaik,” ujar Fadly usai Rapat Tanggap Darurat bersama Forkopimda, Sabtu (29/11/2025).
Ia menargetkan pembersihan ringan tuntas dalam beberapa hari, sebelum masuk ke tahap rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang memastikan seluruh armada turun membersihkan material banjir bandang dan longsor di titik-titik prioritas.













