NusantaraViral

Miris, Mamalia Langka Sumatera Ditemukan Polisi Sudah Jadi Masakan Rica-Rica di Lampung

7
×

Miris, Mamalia Langka Sumatera Ditemukan Polisi Sudah Jadi Masakan Rica-Rica di Lampung

Share this article
Tapir yang viral di Lampung berakhir disembelih warga.
Tapir yang viral di Lampung berakhir disembelih warga. (Foto: ist)
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Mesuji – Sebuah peristiwa memilukan kembali mencoreng upaya pelestarian satwa liar di Indonesia. Seekor Tapir Sumatera, yang merupakan salah satu mamalia langka dan dilindungi undang-undang, ditemukan oleh pihak kepolisian dalam kondisi tragis: sudah disembelih dan dagingnya telah dimasak menjadi rica-rica oleh sekelompok warga di Kabupaten Mesuji, Lampung.

Kasus barbar ini terungkap setelah video amatir berdurasi 19 detik yang merekam proses mutilasi satwa malang tersebut beredar luas dan viral di media sosial. Pihak Polres Mesuji yang bergerak cepat ke lokasi kejadian mendapati fakta mencengangkan bahwa satwa eksotis tersebut telah habis dibagi-bagikan untuk dikonsumsi.

BACA JUGA:  Bukan Cuma Helm, Motor 600 Juta Ketua DPRD Kepri Wajib Pakai SIM CII, Ini Aturannya!

Kapolres Mesuji, AKBP Muhammad Firdaus, membenarkan adanya tindakan penyembelihan ilegal terhadap satwa dilindungi tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan di tempat kejadian perkara (TKP) pada Jumat (3/7/2026), polisi mengamankan sejumlah barang bukti sisa pembantaian.

“Dari hasil penangkapan di lokasi, kami temukan sisa tulang daging hewan tersebut dan sisa daging tapir yang dimasak oleh para pelaku, jadi dimasak seperti rica-rica,” kata AKBP Muhammad Firdaus saat dikonfirmasi.

BACA JUGA:  Dituduh Dekat dengan PDIP dan Terima Fasilitas Mobil Mewah, Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto: Itu Cocoklogi, Mereka Bohong!

Dalam video yang beredar, tampak kondisi bangkai Tapir sudah terpotong-potong di sebuah lahan terbuka dengan kepala yang sudah terpisah dari badannya. Penyelidikan kini tengah diintensifkan bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Lampung untuk mengidentifikasi dan menangkap seluruh pelaku yang terlibat.