Gudangberita.co.id, Batam — Percaya atau tidak fenomena ganjil sekaligus melegakan menyelimuti kawasan ikonik Jembatan I Barelang, Batam. Sejak prosesi rukyah dilakukan oleh Ustaz Candra Pusponegoro pada Jumat, 21 November 2025, angka kematian akibat aksi nekat terjun ke laut di Jembatan I anjlok drastis. Korban yang mencoba mengakhiri hidupnya di titik ini berhasil diselamatkan.
Ustaz Candra Pusponegoro mengungkapkan rasa syukurnya atas perubahan besar ini. Ia meyakini bahwa perlindungan tersebut merupakan kebesaran Allah SWT dari munajat doa keselamatan yang dipanjatkan.
Menurutnya rukyah bukan berarti untuk bikin jembatan itu aman dari orang yang nekat melompat. Namun adalah bagian dari munajat atau doa keselamatan.
“Alhamdulillah, setelah rukyah kedua pada November 2025 lalu, barokah doa sangat terasa. Jika ada percobaan di lokasi Jembatan I Barelang, aksinya selalu gagal, baik digagalkan petugas maupun diselamatkan saat berada di laut. Itulah khasiat doa dan rukyah yang dikabulkan Allah untuk kawasan ini,” ujar Ustaz Candra, meyakini.
Berdasarkan data kejadian sepanjang periode November 2025 hingga Agustus 2026, memang peta insiden depresi ini mengalami pergeseran unik.
Aksi yang memakan korban jiwa kini justru bergeser ke area Jembatan III dan Jembatan V Barelang, sementara aksi di Jembatan I berakhir dengan keselamatan korban.













