Batam

Dua Kali Rukyah Jembatan I Barelang, Ustaz Candra: Alhamdulillah Beberapa Kali Aksi Nekat Selalu Selamat atau Digagalkan Petugas

19
×

Dua Kali Rukyah Jembatan I Barelang, Ustaz Candra: Alhamdulillah Beberapa Kali Aksi Nekat Selalu Selamat atau Digagalkan Petugas

Share this article
Ustaz Candra Pusponegoro mendoakan dan merukyah kawasan Jembatan I Barelang Batam
Ustaz Candra Pusponegoro mendoakan dan merukyah kawasan Jembatan I Barelang Batam beberapa waktu lalu.
banner 468x60

Catatan Rangkaian Tragedi di Jembatan Barelang (Februari–Agustus 2026)

Insiden Fatal (Jembatan III & V):

18 Februari 2026 (Jembatan III): Setia Budi (24), pria asal Batam, nekat terjun akibat perselisihan asmara. Jasadnya ditemukan tiga hari kemudian (21/2) sejauh 0,5 mil laut dari titik lokasi.

23 Maret 2026 (Jembatan V): Nusyirwan (35) terjun dari atas jembatan pukul 10.00 WIB. Korban ditemukan meninggal dunia dua hari setelahnya (25/3) sejauh 0,36 mil arah barat. Motif aksi ini masih diselidiki pihak kepolisian.

BACA JUGA:  Resahkan Warga Batam, Komplotan Jambret di Nongsa Digulung Polisi: Satu Pelaku Masih Buron

Insiden Berhasil Selamat (Jembatan I):

26 Maret 2026: Aksi nekat C (21), gadis asal Bengkong, berhasil digagalkan personel Pos Pam Jembatan I setelah mendapatkan informasi dari seorang driver Gojek yang mendengar pembicaraan telpon korban.

30 Maret 2026: Video viral memperlihatkan petugas Ditpam Jembatan I berhasil menyergap seorang ibu yang hendak melompat pada siang hari.

BACA JUGA:  Dukung Sensus Ekonomi 2026, BP Batam Minta Pelaku Usaha Tak Takut Berikan Data Akurat

31 Maret 2026: Mario Sarlando Hutagalung (27) melompat ke laut pukul 19.00 WIB. Korban berhasil ditemukan selamat di area pantai Harris Resort beberapa jam kemudian.

25 Agustus 2026: Natalia br Butar Butar (20), karyawati PT Sumitomo asal Punggur, nekat melompat pada pukul 03.30 WIB. Tim SAR Batam berhasil menemukan korban dalam kondisi selamat pada pukul 08.28 WIB di koordinat 0°58’55.16″N 104°2’29.74″E.