“Kita berharap Badan Gizi Nasional semakin optimal lagi dalam menjalankan Program Makan Bergizi Gratis ini, dengan terus melakukan evaluasi, perbaikan, dan penyempurnaan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Agus menjelaskan bahwa MBG merupakan program strategis yang memiliki dampak langsung terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Program tersebut menyasar siswa sekolah, balita, serta ibu hamil dan menyusui guna memastikan kebutuhan gizi masyarakat terpenuhi sejak dini, sekaligus mencegah stunting dan gizi buruk yang dapat memengaruhi kualitas generasi penerus bangsa.
Selain berdampak pada sektor kesehatan dan pendidikan, program MBG juga dinilai memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat, terutama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang terlibat dalam rantai pasok program tersebut.
“Program ini memiliki multiplier effect langsung ke masyarakat, terutama anak-anak dan pelaku UMKM,” katanya.
Agus yang juga baru dipercaya sebagai Ketua Angkatan Muda Siliwangi (AMS) 104 Kepulauan Riau mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung sekaligus mengawasi pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis agar berjalan maksimal dan mencapai tujuan besar pemerintah dalam menciptakan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.(*)







