Natuna

Regenerasi Kepemimpinan: Danlanal Ranai Resmi Berganti, Kolonel Laut (P) Dian Tri Hutanto Ambil Komando

739
×

Regenerasi Kepemimpinan: Danlanal Ranai Resmi Berganti, Kolonel Laut (P) Dian Tri Hutanto Ambil Komando

Share this article
Danlantamal IV, Laksamana Pertama TNI Berkat Widjanarko memimpin upacara Sertijab Danlanal Ranai di Gedung Serbaguna (GSG) Lantamal IV Batam, Minggu (9/3/2025). (Foto: dok. Lanal Ranai).
banner 468x60

Gudangberita.co.id, Batam – Proses regenerasi kepemimpinan di jajaran TNI Angkatan Laut terus berlanjut. Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) IV, Laksamana Pertama TNI Berkat Widjanarko, S.E., M.Tr.Opsla, resmi memimpin upacara serah terima jabatan (Sertijab) Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Ranai. Acara berlangsung khidmat di Gedung Serbaguna (GSG) Lantamal IV Batam, Minggu (9/3/2025).

BACA JUGA:  Bom Ikan Guncang Perairan Pulau Tiga Natuna: 1 Ton Ikan Ditinggalkan Pelaku, Diduga Kapal Asal Kalbar

Sertijab ini menandai berakhirnya masa kepemimpinan Kolonel Laut (P) Maman Nurachman, CTMP., yang kini menyerahkan tongkat komando kepada Kolonel Laut (P) Dian Tri Hutanto, S.Kel., M.M., CTMP. Rotasi ini sesuai dengan Surat Telegram Kasal Nomor Kep/333/I/2025 tertanggal 31 Januari 2025.

Dalam amanatnya, Danlantamal IV menegaskan bahwa pergantian jabatan merupakan bagian dari sistem pembinaan organisasi yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas kepemimpinan, efisiensi kinerja, serta produktivitas organisasi.

BACA JUGA:  Rekaman CCTV: Begini Cara DN Bobol Toko Emas Milik Anggota DPRD Natuna Ahmad Sapuari Lewat Lantai Atas

“Rotasi jabatan tidak hanya sebagai upaya pengembangan karir perwira, tetapi juga sebagai penyegaran pemikiran dan peningkatan kualitas kerja,” ungkap Laksamana Pertama TNI Berkat Widjanarko.

Ia juga menyoroti pentingnya peran strategis Lanal Ranai dalam menjaga kedaulatan maritim Indonesia. Wilayah operasional Lanal Ranai memiliki tingkat kerawanan yang cukup tinggi karena berbatasan langsung dengan Malaysia, Vietnam, serta Laut Cina Selatan. Selain itu, kawasan ini juga dilintasi jalur pelayaran internasional Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI-1).