Gaya Kepemimpinan Rendah Hati
Saibansah menyebut Zulmansyah memiliki karakter servant leadership, memimpin dengan mendahulukan kepentingan bersama.
“Kalau beliau mementingkan ego, Kongres Persatuan ini tidak akan pernah terjadi. Ini lahir karena beliau mengutamakan pemulihan marwah organisasi,” tegas Saibansah.
Besar di tanah Melayu Riau, Zulmansyah dikenal santun pada senior dan memberi ruang berkembang pada generasi muda.
Visi PWI HEBAT
Saat memimpin PWI Riau dua periode, Zulmansyah mencetuskan program PWI HEBAT, akronim dari:
Harmonis, Empowering (Ekonomi wartawan ditolong),Bargaining power (PWI bermanfaat untuk semua), Amanah, Tempat silaturahmi, edukasi, proteksi, kebersamaan.
Program ini termasuk gagasan fellowship jurnalisme dengan insentif Rp1–2 juta per bulan bagi wartawan berkompeten.
Kongres Persatuan PWI akan digelar pada 29–30 Agustus 2025 di BPPTIK Komdigi, Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Saibansah berharap kongres bukan sekadar pemilihan ketua umum, tetapi juga momentum mengukuhkan kembali arah PWI.
“Dengan visi jelas, kepemimpinan rendah hati, dan kemampuan merangkul semua pihak, PWI bisa melangkah lebih jauh menuju masa depan yang kokoh dan berintegritas,” tutupnya.












