NatunaZona Headline

Proyek Rp 23 Miliar Bakamla di Natuna Disegel Pekerja, Dana Sudah Cair 100 Persen tapi Gaji dan Material Belum Dibayar

2984
×

Proyek Rp 23 Miliar Bakamla di Natuna Disegel Pekerja, Dana Sudah Cair 100 Persen tapi Gaji dan Material Belum Dibayar

Share this article
Aksi penyegelan dilakukan para pekerja lokal dengan cara memarkir alat berat jenis backhoe di pintu masuk lokasi proyek yang berada di Desa Tanjung, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna. (Foto: Gudangberita)
banner 468x60

“Yang menyakitkan, kami dapat informasi bahwa dana proyek sudah dicairkan 100 persen. Tapi pembayaran ke pemasok dan pekerja belum selesai. Ini tidak adil,” tegas LT.

Konsultan Pengawas Diduga Tutup Mata

Proyek ini diawasi oleh PT Rancang Semesta Nusantara sebagai konsultan supervisi. LT mempertanyakan peran pengawasan dari konsultan tersebut karena tetap menandatangani dokumen pencairan dana meskipun pekerjaan belum selesai dan kewajiban terhadap para pemasok belum ditunaikan.

BACA JUGA:  TNI AL Ringkus ABK dan 5 PMI Non-Prosedural di Jalur Tikus Coastal Area

“Kami menduga ada permainan dalam proyek ini. Bagaimana mungkin dana bisa cair sepenuhnya padahal proyek belum selesai?” ungkap LT kecewa.

Warung Makan dan Warung Sembako Ikut Merugi

Dampak proyek bermasalah ini juga dirasakan oleh pemilik warung makan dan warung sembako di sekitar lokasi proyek. Mereka mengaku belum dibayar atas konsumsi harian pekerja yang jumlahnya mencapai puluhan juta rupiah.

BACA JUGA:  BBM Subsidi di Natuna Disorot, Bupati Libatkan Aparat Penegak Hukum

Hingga berita ini diturunkan, media masih berupaya menghubungi PT Toleransi Aceh, Bakamla, serta PT Rancang Semesta Nusantara untuk konfirmasi lebih lanjut.