Komitmen Menuju Energi Hijau
Dalam rangka mendukung agenda keberlanjutan nasional menuju Net Zero Emission (NZE) 2060, PLN Batam berkomitmen menyediakan kapasitas EBT hingga 825 MW pada 2033. Hartanto menekankan pentingnya sinergi ini untuk menunjang pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan mencapai 8%.
“Era saat ini menuntut listrik yang tidak hanya tersedia dan andal, tetapi juga berasal dari energi bersih,” ujar Hartanto.
Ia menambahkan jika PLN Batam menjadi garda depan dalam mendukung pertumbuhan KEK Nongsa, yang juga menjadi wajah Indonesia di hadapan Singapura dan Malaysia.
KEK Nongsa: Hub Data Center Asia Tenggara
Direktur Utama PLN Batam, Muhammad Irwansyah Putra, menyebutkan bahwa Batam memiliki potensi besar untuk menjadi hub data center di Asia Tenggara.
“Data center adalah jantung digital yang mendukung berbagai sektor industri. Dengan penggunaan energi ramah lingkungan, kami menciptakan masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan,” ujarnya.
CEO Nongsa Digital Park, Mike Wiluan, turut mengapresiasi kolaborasi ini sebagai langkah strategis untuk mengurangi emisi karbon, menjaga lingkungan, dan meningkatkan daya saing Indonesia.
“Kebutuhan energi di KEK Nongsa sangat besar. Memastikan pasokan listrik yang efisien dan ramah lingkungan adalah tugas vital untuk mendukung visi global,” ujar Mike.













