Ia mengatakan, investasi ini penting untuk membangun sesuatu yang bisa berguna meningkatkan ekonomi Natuna dan keterlibatan masyarakat.
“Kalau soal tambang pasir semata sepertinya tidak menarik. contohnya misalnya di Subi, kalau tambang pasir hanya sekedar ‘pondasi’ untuk pembangunan lainnya. Kita pastinya konsepnya tidak akan merusak lingkungan. Kenapa harus dirusak? Natuna ini indah sekali, bisa kita bangun resort, exhibition center,” ucapnya.
Menurutnya penjajakan ini dilakukan semata-mata sebagai kunjungan balasan dari Pemkab Natuna beberapa waktu lalu.
Kedatangan rombongan ini disambut Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Natuna, Abraham Basri.
“Saya hargai upaya pak basri, kita datang, turun langsung. Ini merupakan sebuah penjajakan. Tidak ditutup-tutupi. Sambil lihat potensi yang ada. Terkait tambang pasir pastinya kami kedepankan pembangunan jangka panjang,” terangnya













