NatunaZona Headline

Perhiasan Mencolok di Antrean Bantuan: Bisik-Bisik Warga Midai yang Bikin Bupati Menoleh

90
×

Perhiasan Mencolok di Antrean Bantuan: Bisik-Bisik Warga Midai yang Bikin Bupati Menoleh

Share this article
banner 468x60

Menanggapi situasi itu, Cen Sui Lan menegaskan bahwa bantuan harus tepat sasaran.

“Ibu-ibu, bantuan langsung ini digunakan sebaik-baiknya. Jangan buat beli lipstik, jangan buat beli tas,” pesannya, sembari menekankan bahwa BLTS diperuntukkan bagi keluarga yang benar-benar membutuhkan.

Cen hadir bersama anggota DPRD Natuna Ermuddin, legislator Kepri Mustamin Bakri, Daeng Amhar, serta suaminya, Raja Mustakim. Kehadiran mereka untuk memastikan penyaluran bantuan berjalan transparan dan sesuai data keluarga dalam kategori DTSEN Desil 1–4—kelompok yang berada pada lapisan ekonomi paling rentan.

BACA JUGA:  Li Claudia Chandra Bongkar Anomali Data Batam: Pekerja KTP Luar Domisili Tembus 199 Ribu

Cen juga berharap agar dukungan bagi warga kurang mampu dapat ditingkatkan pada tahun depan.

“Mudah-mudahan pemerintah daerah dapat menambah bantuan dari APBD. Kita semua berharap ada perubahan,” ujarnya disambut anggukan warga.

Pulau Midai tercatat memiliki 167 penerima BLTS berdasarkan data APBN. Kepala Dinas Sosial Natuna, Puryanti, menjelaskan bahwa data penerima telah diverifikasi dan divalidasi oleh kelurahan dan desa.

BACA JUGA:  Ditanam dengan Seremoni, Tumbang oleh Spontanitas: Rapuhnya Skenario Hijau di Jalan Protokol Batam

“Bantuan BLTS sebesar Rp 900 ribu ini untuk triwulan Oktober sampai Desember,” jelasnya.

Antrean di kantor pos Midai hari itu memperlihatkan betapa sensitif dan pentingnya ketepatan data bagi warga yang menggantungkan harapan pada program pemerintah. Bahkan detail kecil seperti perhiasan di tangan seseorang bisa memicu riuh yang tak bisa dibungkam.