“LKPj ini bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan ruang evaluasi bersama. Masukan dari DPRD akan menjadi kompas bagi kami untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik,” tegas Amsakar Achmad.
Selain angka-angka finansial, Pemko Batam memamerkan deretan prestasi sepanjang 2025, di antaranya:
Opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian): Mempertahankan standar akuntansi tertinggi.
Universal Health Coverage (UHC): Perluasan akses kesehatan bagi seluruh warga.
Innovative Government Award: Pengakuan sebagai salah satu kota terinovatif di Indonesia.
Skor Literasi & Numerasi: Peningkatan signifikan pada kualitas pendidikan.
Meski bertabur prestasi, Amsakar mengakui tantangan dinamika ekonomi global tetap memerlukan adaptasi cepat agar ekspektasi masyarakat terpenuhi.
Merespons laporan tersebut, DPRD Batam langsung bergerak membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk membedah dokumen LKPj secara mendalam. Berdasarkan musyawarah mufakat, Haji Ahmad Surya ditetapkan sebagai Ketua Pansus, didampingi Haji Djoko Mulyono sebagai Wakil Ketua.
Juru bicara pansus, Muhammad Rudi ST, meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk kooperatif dalam proses pembahasan. “Kami harapkan seluruh kepala OPD hadir dan memberikan data transparan agar rekomendasi yang dihasilkan konstruktif bagi pembangunan Batam,” ujarnya.













