PendidikanZona Headline

Pembatasan Medsos Anak: Antara Proteksi Negara dan Tanggung Jawab Literasi yang Terabaikan

65
×

Pembatasan Medsos Anak: Antara Proteksi Negara dan Tanggung Jawab Literasi yang Terabaikan

Share this article
Ketua Pengurus Wilayah Forum Taman Bacaan Masyarakat (Forum TBM) Kepulauan Riau, Harken
banner 468x60

Lebih jauh, Harken juga menyoroti bahwa kebijakan ini perlu dikawal agar tidak menjadi pendekatan yang terlalu represif terhadap generasi muda. Dalam sejarah kebijakan publik, pendekatan yang terlalu menekankan kontrol tanpa edukasi sering kali berujung pada resistensi atau bahkan praktik pelanggaran yang sulit diawasi.
[26-Mar-26 9:55] wak haji: “Anak-anak hari ini adalah generasi digital. Mereka lahir dan tumbuh bersama teknologi. Membatasi tanpa memahami cara mereka belajar dan berinteraksi justru bisa menciptakan jarak antara kebijakan dan realitas. Kita butuh pendekatan yang progresif, yang tidak hanya mengatur, tetapi juga memberdayakan,” katanya.

BACA JUGA:  Batam Siaga Karhutla, Polda Kepri Terjunkan Tim Gakkum Buru Pelaku Pembakaran Lahan

Aturan ini juga berkaitan erat dengan masa depan demokrasi. Literasi bukan hanya soal kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga kemampuan memahami informasi, menganalisa, berpikir kritis, serta mengambil keputusan secara rasional. Generasi dengan literasi rendah akan lebih mudah terjebak dalam polarisasi, propaganda, dan manipulasi informasi.

Oleh karena itu, investasi pada literasi harus dipandang sebagai investasi politik jangka panjang. Negara yang gagal membangun literasi warganya akan menghadapi risiko besar dalam menjaga kualitas demokrasi.