Gudangberita.co.id, Natuna – Sejak 1 Juli 2025, status Pelabuhan Selat Lampa, Natuna, resmi naik kelas menjadi pelabuhan internasional. Penetapan ini dilakukan oleh Kementerian Perhubungan dan dinilai sebagai momentum bersejarah bagi perekonomian di perbatasan utara Indonesia.
Dengan status baru itu, Natuna kini masuk ke jalur emas perdagangan global. Arus ekspor-impor yang sebelumnya terbatas, kini berpeluang dikelola lebih serius dan terhubung langsung ke pasar dunia.
Langkah strategis ini kembali dibicarakan dalam audiensi Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dan Pemkab Natuna dengan Direktorat Jenderal Perdagangan Luar Negeri, Senin (8/9/2025) di Jakarta.
Hadir dalam pertemuan tersebut, Gubernur Kepri Ansar Ahmad dan Bupati Natuna Cen Sui Lan. Keduanya membawa misi agar Selat Lampa benar-benar berfungsi sebagai simpul dagang, bukan sekadar pelabuhan berlabel internasional.
“Pelabuhan internasional harus hidup, bukan sekadar papan nama,” tegas Cen. Ia menekankan pentingnya fasilitas kepabeanan, karantina, dan logistik berstandar internasional agar kapal asing benar-benar singgah di Natuna.
Gubernur Ansar Ahmad menegaskan, pengembangan Pelabuhan Selat Lampa adalah bagian dari strategi besar pembangunan ekonomi maritim Kepri.








