BintanBreaking NewsZona Headline

Ombudsman Tegur RSUD Bintan soal Layanan Pasien dari Pulau Usai Viral Video Antrean Membludak

180
×

Ombudsman Tegur RSUD Bintan soal Layanan Pasien dari Pulau Usai Viral Video Antrean Membludak

Share this article
banner 468x60

Terkait video viral, kepada Ombudsman, jajaran direksi baru RSUD Kabupaten Bintan mengaku bahwa saat kejadian, antrean yang membludak menyebabkan layanan screening di awal sebelum memasuki ruang pendaftaran tidak dijalankan dengan baik sehingga tejadi penumpukkan pasien.

”Jadi, menurut jajaran direksi ada hari dimana pasien ramai, seperti saat kejadian. Petugas kewalahan sebabkan screening yang seharusnya dilakukan di awal, terlewat untuk dilakukan, sehingga terdapat pasien yang seharusnya masuk pada layanan khusus turut mengantre layaknya pasien umum,” jelas Adi.

BACA JUGA:  Gelar Operasi Wira Waspada, Imigrasi Batam Deportasi 24 WN Tiongkok dari Apartemen Opus Bay

Beranjak dari hal tersebut, Adi meminta pihak RSUD Kabupaten Bintan untuk melakukan mitigasi layanan terutama saat hari-hari yang ramai pasien.

”Memang kami dapatkan sudah tersedia kursi tambahan bagi pasien, namun itu saja tidak cukup. Kami sarankan agar RSUD Kabupaten Bintan melakukan supervisi saat hari-hari ramai pasien dengan menempatkan 1 orang yang melakukan pemantauan langsung, sehingga jika ada kendala dilapangan dapat segera teratasi oleh supervisor tersebut. Selain itu, tingkatkan kompetensi petugas agar lebih cermat dalam menentukan pasien mana yang harus diberikan layanan khusus ,” pungkasnya.

BACA JUGA:  WFH ASN Natuna Berlaku Pekan Depan, Ini Daftar Instansi Pelayanan yang Tetap Wajib 'Ngantor'

Selain itu, dalam kesempatan yang sama Adi pun meminta agar pihak RSUD Kabupaten Bintan memberikan perhatian khusus juga bagi masyakarat kelompok marginal seperti yang berada di pulau seperti Pulau Mantang dan Pulau Kelong.