Namun, apakah kebijakan ini benar-benar akan membuat mafia gas tumbang atau justru menambah keruwetan di lapangan?
Subsidi Fantastis Rp87 Triliun! Tapi Kok Harga Masih Naik?
Ombudsman Kepri menegaskan bahwa kebijakan ini sangat penting mengingat besarnya anggaran subsidi yang digelontorkan pemerintah. Dalam APBN 2025, subsidi untuk Gas Elpiji 3 Kg mencapai Rp87 triliun. Namun, jika distribusi tetap dikuasai mafia, maka dana sebesar itu hanya akan menguntungkan segelintir pihak.
Pertamina & Disperindag Diminta Bertindak!
Untuk mengatasi skandal ini, Ombudsman Kepri memberikan beberapa rekomendasi tegas kepada Pertamina Batam dan Disperindag:
- Pastikan distribusi gas tepat waktu dan sesuai jumlah ke pangkalan resmi.
- Perketat pengawasan terhadap agen dan pangkalan agar tidak bermain harga atau menjual ke pihak yang tidak berhak.
- Lakukan razia dan tindak pengecer ilegal yang menjual Gas Elpiji 3 Kg tanpa izin.
Inflasi Batam Akibat Gas Mahal
Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa inflasi di Batam pada tahun 2024 mencapai 2,24%. Dari angka tersebut, sektor perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga menyumbang 0,55%. Kenaikan harga Gas Elpiji 3 Kg sendiri memicu inflasi hingga 8,49%!
Apakah sistem baru ini akan benar-benar menghilangkan mafia gas dan menurunkan harga, atau justru membuat rakyat makin sulit mendapatkan gas subsidi?













