BatamPerspektifZona Headline

Ombudsman Kepri Bongkar Mafia Gas 3 Kg! Harga Naik Sampai Rp28 Ribu

968
×

Ombudsman Kepri Bongkar Mafia Gas 3 Kg! Harga Naik Sampai Rp28 Ribu

Share this article
Kepala Ombudsman RI Perwakilan Kepri, Lagat Siadari. (Foto: ist/Gudangberita)
banner 468x60

Namun, apakah kebijakan ini benar-benar akan membuat mafia gas tumbang atau justru menambah keruwetan di lapangan?

Subsidi Fantastis Rp87 Triliun! Tapi Kok Harga Masih Naik?

Ombudsman Kepri menegaskan bahwa kebijakan ini sangat penting mengingat besarnya anggaran subsidi yang digelontorkan pemerintah. Dalam APBN 2025, subsidi untuk Gas Elpiji 3 Kg mencapai Rp87 triliun. Namun, jika distribusi tetap dikuasai mafia, maka dana sebesar itu hanya akan menguntungkan segelintir pihak.

BACA JUGA:  Gratis Tanpa Biaya! Batam Buka 82 Pelatihan Kerja 2026, Ini Daftar Keahlian yang Paling Dicari Industri

Pertamina & Disperindag Diminta Bertindak!

Untuk mengatasi skandal ini, Ombudsman Kepri memberikan beberapa rekomendasi tegas kepada Pertamina Batam dan Disperindag:

  • Pastikan distribusi gas tepat waktu dan sesuai jumlah ke pangkalan resmi.
  • Perketat pengawasan terhadap agen dan pangkalan agar tidak bermain harga atau menjual ke pihak yang tidak berhak.
  • Lakukan razia dan tindak pengecer ilegal yang menjual Gas Elpiji 3 Kg tanpa izin.
BACA JUGA:  Sejumlah Wilayah di Batam Krisis Air, Ombudsman Kepri Sentil PT Air Batam Hilir Soal Respon Lambat

Inflasi Batam Akibat Gas Mahal

Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa inflasi di Batam pada tahun 2024 mencapai 2,24%. Dari angka tersebut, sektor perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga menyumbang 0,55%. Kenaikan harga Gas Elpiji 3 Kg sendiri memicu inflasi hingga 8,49%!

Apakah sistem baru ini akan benar-benar menghilangkan mafia gas dan menurunkan harga, atau justru membuat rakyat makin sulit mendapatkan gas subsidi?

BACA JUGA:  Bareskrim Polri Gerebek Kasino Mewah di Nagoya Batam: 197 Orang Ditangkap, Uang Tunai Rp7,79 Miliar Disita