Momentum Imlek dan Idulfitri diproyeksikan menjadi titik awal kebangkitan aktivitas ekonomi di kawasan New Nagoya. Namun, untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan penataan serius terhadap pelaku UMKM dan wajah kawasan agar lebih rapi, bersih, dan nyaman.
“Jika ditata dengan baik, akan muncul semangat baru. Toko-toko akan mulai berbenah dan menghadirkan usaha-usaha yang saling terintegrasi,” tutur Mouris.
Dengan konsep walkable city yang mengedepankan kenyamanan, integrasi, dan keberlanjutan, New Nagoya diharapkan mampu menjawab kelemahan Old Nagoya sekaligus menjadi wajah baru pariwisata Batam yang lebih kompetitif di tingkat regional.













